Lakukan Penataan, Kades Tobimeita Bantah Merusak Fasilitas Pemerintah

Spiritsultra – Dalam melakukan pembangunan suatu wilayah, sulit untuk dipungkiri, kerap terjadi pro kontra, bahkan tidak sedikit pula yang melakukan kritisi, baik secara langsung ataupun menebar issu kebencian melalui beberapa media, seperti yang dialami Kepala Desa Tobimeita Djasri Rongre SH, beberapa waktu lalu, terkait kebijakan untuk melakukan membangun di Desa yang dipimpinnya.

Dimana saat sejumlah media yang datang melakukan peliputan, ada sumber mengatakan, bahwa Kades Tobimeita yang terletak di kecamatan Langgikima Kabupaten Konawe Utara (Konut), bukannya membangun tetapi merusak fasilitas pemerintah yang sudah ada, seperti Drainase yang dibongkar dengan menggunakan alat berat.

Hal ini pun langsung dibantah keras oleh Djasri, melalui media usai mendengarkan informasi yang kurang mendasar atas dugaan tersebut, Konut, 12 Juni 2017.

Djasri menjelaskan, apa yang selama ini dilakukannya tidak lain  untuk pengabdian kepada masyarakat khususnya yang ada di Desa Tobimeita, ungkapnya saat ditemui dikediamannya.

Lanjutnya, terkait masalah pembongkaran drainase yang dibangun dari uang negara beberapa waktu lalu, dirinya mengakui, bahwa memang dilakukan pembongkaran drainase karena untuk melakukan rehab bangunan.

Hal ini dilakukan setelah melakukan koordinasi melalui rapat, dikarenakan debet airnya lebih besar dari drainase yang ada sebelumnya, sehingga menyebabkan luapan air yang kemana-mana dan menggenangi rumah warga sekitar.

Selain penataannya yang kurang baik karena lebih mirip “Kereta Api” dalam artian terkesan asal jadi, juga bangunan tersebut tampak kumuh disebabkan banyaknya sampah yang ada dalam drainase tersebut termasuk k0tor4n hewan dan manusia yang kian manampakkan kekumuhannya.

Untuk itu, Djasri selaku kepala desa menyampaikan ke masyarakat, bahwa dirinya akan melakukan perubahan pemerintahan dalam bentuk pembangunan, sebagaimana visi dan misinya guna melakukan perubahan dan penataan lingkungan agar lebih Indah.

Olehnya itu saat saya melakukan pembongkaran Drainase dengan menggunakan alat berat pakai dana pribadi, terang Djasri.

Dan seperti yang diungkapkan sebelum dilantik, dirinya yakin, Desa Tobimeita mampu mendapatkan sumber dana bila kita menggerakan sektor pertambangan, karena dirinya optimis mampu melakukan koordinasi dengan Investor yang masuk di wilayah Desa kami, itulah dasar sebagai barometer (ukuran) untuk mendatangkan sumber dana dan bila kita padukan dengan anggaran pemerintah Daerah dan pemerintah pusat, sambil menunggu program Jaringan listrik dari Pemerintah Pusat, Masyarakat desa Tobimeita mampu mengadakan penerangan listrik di masyarakat dengan menggunakan Gengset, sehingga wajah Desa Tobimeita kedepan akan tampil beda dan tentunya jauh lebih baik, Tegas Djasri|Rudia/mk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX