Support Penuh Project Album Anoa Island, Ali Mazi : Kalau Bukan Kita Siapa Lagi

Kendari – Mantan gubernur dan salah satu tokoh masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi, mensuport penuh Project album Anoa Island, dalam rangka melestarikan seni dan budaya, melalui aransement lagu daerah suku Tolaki.

Hal tersebut dikarnakan, Lagu daerah ciri khas suku Tolaki yang mulai menghilang dengan perkembangan zaman yang sangat pesat saat ini. sehingga diharapkan mampu menimbulkan kembali kecintaan masyarakat Sultra terhadap musik lokal.

Mantan gubernur Sultra Ali Mazi mengungkapkan, kegiatan yang bertemakan ciri khas suku Tolaki, selama itu berhubungan dengan Sultra, itu tentu wajib untuk didukung penuh, apalagi menyangkut seni dan budaya serta kearifan lokal, sehingga tidak hilang di kemudian hari.

“Kalau bukan kita generasi sekarang ini yang mengingatkan kearifan-kearifan masa lalu yang di tinggalkan oleh leluhur kita, kemudian siapa lagi, Oleh karna itu saya selaku tokoh masyarakat, mantan gubernur saya sangat mengapresiasi, saya sangat mensuport dan mendukung kegiatan ini,” ungkap Ali Mazi saat dihubungi melalui Handphone seluler, Selasa (21/11/2017) malam.

Lanjut, Ali Mazi yang juga salah satu Bakal Calon gubernur Sultra menambahkan, dalam Project album Anoa Island yang akan Launching 25 November ini, tidak ada sangkutannya dengan langkah politik yang dia ambil untuk memenangkan dirinya di pemilihan gubernur Sultra 2018 – 2023 mendatang.

“Saya punya keinginan agar semua kearifan lokal, kita tumbuh kembangkan di Sultra ini, nda ada pikiran saya, kalau pun kemudian nanti, ada generasi muda yang mau berkomitmen mendukung dan memenangkan saya Itukan hak pribadi masing masing,” Ungkapnya

“Bukan berarti kegiatan ini kita kembangkan menjadi kegiatan politik, tidak ada sama sekali, saya cuman ingin mensuport selaku tokoh masyarakat dan mantan gubernur Sultra,” Tegasnya

Lanjut, Produser musik Arya Yudha juga mengungkapkan, Launching Album Anoa Island yang di support penuh oleh mantan gubernur Sultra tersebut, tidak ada kaitannya dengan proyek politik, melainkan bagaimana generasi muda sekarang ini, tidak melupakan seni dan budaya, khususnya lagu khas daerah suku Tolaki.

“Jadi tujuan kami sebenarnya itu hanya untuk melestarikan lagu-lagu daerah tolaki agar umurnya bisa panjang 50, 30 atau 20 tahun kedepan, Karna kalau bukan kita atau kita tidak lakukan sekarang ini, mungkin 10 tahun kemudian kita ndak akan bisa lagi dengar lagu-lagu seperti ini,” Paparnya.

Sekedar informasi, launcing album Anoa Island Bakal diselenggarakan dilapangan samping kiri Eks MTQ kota Kendari, depan museum, Sabtu 25 November 2017 pukul 19.00 Wita sampai dengan 22.00 wita.

***IAN***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX