Diduga lakukan pengrusakan sepihak DLHK Kendari dilaporkan ke kepolisian

Kendari-Berdasarkan instruksi lisan Kepala Bidang Pertanaman Ratna, kepada Kepala Seksi Pemeliharaan Lingkungan dan Lahan Terbuka Hijau (LTH) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota (DLHK) Kendari, Basaruddin bersama anggotanya melakukan penetiban ditaman Kendari Beach (KB), Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari hingga merusak salah satu kedai pedagang diwilayah tersebut.

Seorang ibu rumah tangga yang menjadi korban fitrawati mengatakan, sebelum terjadinya pengrusakkan di kedai miliknya dirinya mengakui sudah ada pemberitahuan terlebih dahulu, akan tetapi tidak secara tertulis melainkan secara lisan oleh Hendra selaku RT di kelurahan Tipulu.

“Sehingga pada waktu itu saya berinisiatif untuk datang ke kepala bidang untuk mencari solusi agar kiranya di berikan keringanan ataupun masukan agar saya juga tetap bisa menjual di wilayah tersebut,” ungkapnya. Saat di jumpai awak media, Rabu (13/12/2017)

Lanjut Fitrawati juga menambahkan, “Lagi pula kan, kalau pun memang mau di adakan penertiban dikawasan taman Kendari Beach, kenapa harus kedainnya saja yang di berlakukan seperti itu, kenapa yang lain tidak coba,” terangnya.

Fitrawati juga mengatakan, dirinya tidak akan hanya tinggal diam terkait peristiwa ini. Dirinya akan melaporkannya kepada pihak kepolisian sebagai bentuk kekecewaan terhadap pembongkaran dan pengrusakan yang dilakukan DLHK Kendari oleh usaha miliknya.

Di tempat terpisah, Kepala Seksi pemeliharaan lingkungan dan Lahan Terbuka Hijau (LTH) Basaruddin mengakui kegiatan penertiban dan pembongkaran ditaman (KB) yang dilakukan pihaknya terhadap salah satu memang berdasarkan instruksi lisan oleh kepala bidang.

“Jadi kita ini kan bawahan apapun yang perintahkan oleh atasan kami akan lakukan,” ujarnya, saat di konfirmasi via telpon oleh awak media.

Sedangkan saat awak media mau mengkonfirmasi kepada Kepala Bidang Pertamanan Ratna, mengatakan dengan tegas agar awak media menunggunya dikantor sekitar pukul 15:00 wita.

Namun hingga pukul 16:00 wita Kepala Bidang Pertanaman Ratna, pun belum juga muncul untuk memberikan jawaban terkait instruksi penertiban dan pembongkarannya secara lisan terhadap salah satu pedagang di lokasi taman (KB).

Sekedar informasi : Masalah ini sudah ditangani dengan pihak kepolisian sektor kemaraya dengan Laporan Pengaduan (LP) dugaan pengrusakkan.

***iyan***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX