Bupati Wakatobi, H. Arhawi,SE bersama Wakil Bupati Ilmiati Daud, SE.,M.Si saat menerima Kunci Mobil Hibah dari Kepala Perpustakaan RI, Syarif Bando

HUT ke-14 Wakatobi Dapat ‘Hadiah’ Mobil dari Perpustakaan RI

WAKATOBI – Satu unit mobil hibah bantuan dari perpustakaan Nasional Republik Indonesia menjadi ‘kado’ pemerintah daerah kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara (Sultra) atas komitmennya membantu desa mengembangkan perpustakaan desa.

Menurut Kepala Perpustakaan RI, Syarif Band, rencananya mobil keliling yang diberikan langsung secara simbolis dipanggung pelaksanaan HUT dilapangan Merdeka Wangi-Wangi pada Senin (18/12/2017) akan difungsikan untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) dibeberapa desa yang ada di Wakatobi.

Syarif Bando juga menyampaian tujuan kehadirannya pada HUT Wakatobi karenamendapat undangan dalam rangka HUTKabupaten Wakatobi ke- 14 tahun.

“Ini hari jadinya dan tentu moment ini dari perpustakaan nasional untuk bisa menyakinkan pemerintah daerah setempat bahwa salah satu komponen penting meningkatkan sumberdaya manusia adalah perpustakaan.

Karena itu kami datang untuk memberi hibah bantuan mobil perpustakaan keliling beserta buku-bukunya dan sekaligus menandatangani komitmen bersama Bupati dan para kepala Desa untuk mengembangkan perpustakaan Desa,” paparnya.

Kata dia Sesuai UU nomor 23 tahun 2007 tentang perpustakaan dan PP no.44 tahun 2016 tentang kewenangan Desa dan juga peraturan Kemendesa nomor 19 tahun 2007 tentang kewenangan Desa mengembangkan perpustakaan telah tegas memberi gambaran pentingnya Desa memilik perpustakaan secara mandiri.

“Ini penting karena kita selama ini tidak banyak menyadari bahwa banyak masyarakat kita yang stagnan tidak bisa mengembangkan SDA yang sangat melimpah di republik ini karena rendahnya pengetahuan dibidang life skill dan dibidang ilmu-ilmu terapan” sambungnya.

Hal itu berdasarkan hasil testimoni kurang lebih 601 Desa kerjasama denganPuspeseru agar kelompok-kelompok masyarakat bisa berkembang pendapatannya dan mampu membuka usaha dengan memahami ilmu-ilmu serapan dan life skill.

“Yah, memang kami apresiasi pemerintah Kabupaten Wakatobi terutama Bupati, Arhawi dan wakilnya bersama jajaran legislatif karena perhatiannya terhadap pembangunan yang menjadi dasar peningkatan SDM salah satunya desa yang pernah mendapat juara dua lomba tingkat nasional perpustakaan” ujarnya.

“Kebetulan di Wakatobi baru satu desa maka kita berpikir bahwa ini menjadi pendorong bagi Desa-Desa lain khususnya dan Sulawesi Tenggara pada umumnya,” katanya. Secara nasional, Syarif Bando menyebut jumlah perpustakaan Desa di Indonesia sudah ada sekitar 26 ribu tersedia.”Dan untuk 2018 minimal 3.000 kami akan kembangkan perpustakaan Desa” tutupnya.| Iank

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX