Ketgam: Foto Kabag Pemerontahan Ali Akabar Saat Merima Aksi masyarakat Pengungsi.

Masyaratkat Expengungsi Maluku Menduduki Kantor DINSOS PROV.SULTRA Dan Bermalam

Kendari – Menyikapi kondisi masyarakat ExPengungsi asal Maluku/Maluku utara yang berada di Wilayah Prov.Sulawesi tenggara sejauh ini tak berbeda dengan masyarakat asal Timor timur konflik jajak pendapat yang telah mendapatkan lanjutan bantuan kompensasi di tahun 2009 dan tahun 2016 lalu,cairnya dana Bansos berupa kompensasi oleh pemerintah Pusat kepada masyarakat Timor timur, maka di tahun 2010 beberapa masyarakat Pengungsi Maluku/Maluku utara berangkat ke Jakarta agar merekapun di berikan hak yang sama sebagaimana yang telah di berikan kepada masyarakat Timor timur yang berada Sulawesi tenggara.

Perjalanan DR.HC. La Umar dalam melakukan kordinasi dengan pemerintah Pusat mewakili masyarakat exPengungsi Maluku/ Maluku utara di tanggapi secara positif namun harus berjalan sesuai dengan mekanisme, dimana mekanisme tersebut DR.HC La Umar berkordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Gubernur Sultra. Seni (7/5/2018)

Sebagaimana harapan yang di berikan Pemerintah Pusat, DR.HC
La Umar melalukan kordinasi dengan Pemerintah Daerah, namun Pemerintah daerah tidak merespon,dan ini merupakan tantangan berat yang harus di lalui.

Waktu demi waktu perjuangan yang di lakukan oleh pak Umar sampai di tahun 2012 tidak membuahkan hasil akibat di ambil alih oleh teman se lembaganya.
masyarakat Timor timur di tahun 2016 lalu kembali mendapat bantuan dana Bansos sebagaimana di tahun 2009 lalu, sementara masyarakat asal Maluku/Maluku utara kembali menjadi penonton
Berdasarkan proses penerimaan dana kompensasi ke pada masyarakat Timor timur, Pak Umar kembali melakukan kordinasi dengan pemerintah daerah,dan Pemerintah daerah memanggapi secara positif, se hingga DR HC LaUmar berdasarkan rekomendasi Gubernur Sulawesi tenggara, tahun 2016 lalu kembali menindak lanjuti aspirasi Masyarakat Maluku/Maluku utara yang pernah di bahas di Pemerintah Pusat, sehingga berdasarkan kordinasi yang di lakukan pak Umar,secara kelembagaan di tahun 2017 lalu persoalan masyarakat korban akibat konflik Maluku/Maluku utara yang berada di Sulawesi tenggara telah masuk dalam agenda Nasional Pembahasan Paripurna, namun lambannya pemerintah daerah untuk menindak lanjuti, membuat exPengungsi Maluku/Maluku utara tak sabaran, sehingga pada hari senin,7 Mei mereka melakukan aksi demo yang sasarannya akan mengarah ke kantor DINSOS Prov. dan kantor Gubernur.

Aksi demo yang di pimpin oleh DR.HC La Umar lewat lembaga LSM.SARA yang di kordinatori Oleh Abd.Karim secara berkonvoi  berjalan kaki yang di mulai dari bundaran Tank Anduonohu menuju DINSOS Prov. Sultra.
Setiba di pelataran kantor DINSOS, para pendemo melakukan orasi dan kurang lebih 30 menit, beberapa perwakilan mereka langsung di terima oleh pihak DINSOS dan menuju ke ruang rapat untuk menyampaikan aspirasi yang mereka Bawa.
Kehadiran dari beberapa perwakilan pendemo di terima langsung oleh Kadis Sosial Prov. Drs.Armunanto dan di dampingi oleh Sekretarisnya Hj.A. Abitari.Abbas.SH.M.Si serta pihak Kepolisian, Kompol.Arfah, Aiptu.Rasidin, Aiptu.Alexander, Aipda.Ma.Nur. Bripka Arman.

Ketgam: foto Demo.. Lansia Turun Kejalan menuntut Hak.

Setelah para aksi demo sudah berada di ruang rapat, Kadis Sosial Armunanto menyampaikan beberapa hal terkait aspirasi yang mereka sampaikan.

” perlu bapak ibu ketahui, sejak awal perjuangan ini saya tidak pernah membelangi atau meninggalkan bapak ibu dan perlu saya sampaikan bahwa belum ada surat perintah secara tehnis dari pemerintah Pusat,  yang ada jawaban surat audens Gubernur, jadi tinggal menunggu waktu dan saya sampaikan baik secara lisan maupun tulisan untuk tidak melakukan verifikasi data kepada para Bupati,Camat/Lurah sebelum ada Kepres, apalagi menyangkut pendataan di masyarakat,serta  terlebih kepada lembaga sambil memungut dana di masyarakat, dan apabila di temukan saya himbau langsung lapor di kepolisian.” Ujarnya

Setelah mendengarkan penjelasan dari pak Armunanto selaku Kadis Sosial, para pendemo yang hadir tidak puas terlebih DR.HC.La Umar Selaku ketua LSM.SARA, sebab apa yang di paparkan di luar kontes perjalanan pengurusan, sehingga sekeluar meninggalkan ruang rapat para pendemo akan Melanjutkan orasi ke kantor Gubernur lalu akan menduduki Kantor Dinas Sosial Prov.Sultra sampai perjuangan mereka mendapat kejelasan pasti dari Pemerintah Pusat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX