Organisasi IGI Membuka Workshop Di Wakatobi

WAKATOBI – Nurhayati S.Pd. yang merupakan ketua IGI Wakatobi mengatakan, ikatan organisasi IGI pengukuhannya Rabu (27/12/2017) di Pesanggrahan Kecamatan Wangiwangi Selatan yang dihadiri oleh Pemda Wakatobi. Di Sulawesi Tenggara sudah memiliki IGI disetiap Kabupaten maupun Kota. Ucapnya saat ditemui di SMP Negeri 1 Wangiwangi Selatan.

Ia menjelaskan, IGI (Ikatan Guru Indonesia) merupakan organisasi legal yang di akui oleh Pemerintah, disahkan sesuai dengan akta notaris Rr. Y. Tutiek Setia Murni, SH., MH. Nomor 2 tanggal 28 Januari 2009 Tentang Perkumpulan Ikatan Guru Indonesia.

Ini merupakan workshop IGI yang ke empat kalinya di Wangiwangi yang dimana kegiatan di SMP Negeri 1 Wangiwangi ini kami mulai pukul 20:40. Atas undangan Kepala Sekolah kami hadir memberikan pelatihan khususnya dipemahaman tentang IT (Ilmu Teknologi).

IGI dalam hal profesi keguruan, lanjutnya, sangat mengutamakan kompetensi peningkatan guru yakni, progesionalisme, keterampilan, keterampilan pedagogi yang kami susun di program IGI untuk lima tahun kedepan.

“Kegiatan saat ini kami maksimalkan tiga kali di SMP Negeri 1 Wangi-wangi dan untuk selanjutnya kemungkinan kami akan memberikan workshop di Wakatobi dua.”

Dalam tuntutan pembelajaran abad 21 diharapkan seluruh teman-teman guru di Kabupaten Wakatobi mampu mengoperasikan IT untuk lebih bekerja secara maksimal. Secara pemetaan IGI, guru yang ada di Wangi-wangi hanya 20 persen menguasai teknologi.

Ia menegaskan, Di kurikulum 2013 yang lebih diutamakan oleh guru di pengolahan nilai yang membutuhkan banyak kolom untuk memahami tentang penggunaan aplikasi. Tutupnya.

Kepala Sekolah SMPN 1 Wangiwangi, La Ode Manimuhdar S.Pd saat ditemui ditempat yang sama, ia sangat mengapresiasi organisasi IGI di Kabupaten Wakatobi untuk selalu melakukan pelatihan di setiap tempat semoga guru-guru yang mengikuti ini diharapkan bisa diaplikasikan dikegiatan keseharian khususnya di Sekolah.

Organisasi persatuan guru seperti ini sangat berupaya memajukan pendidikan di Wakatobi karena tujuan Pemerintah Daerah sangat mengharapkan agar para guru lebih maksimal paham teknologi. Tutupnya.

Penulis: La Ode

Redaktur : Iyan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX