Wakatobi Bersih-bersih Sampah Plastik Sebanyak 1.130 Kg

WAKATOBI – Minggu 19 Agustus 2018, sebanyak 400 orang relawan yang aksi bersih-bersih sampah plastik di tiga lokasi yakni, pantai Melaione di desa Matahora, pantai Waha Raya, Kecamatan Wangiwangi dan pantai Bhata pulau Kapota, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Bersih-bersih sampah plastik merupakan gerakan kolektif bersifat independent yang dilakukan secara serentak se-Indonesia di 73 titik termasuk tiga titik di Wakatobi yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti mengingat negara Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik di laut yang masuk sebagai urutan ke dua setelah negara Cina.

 

Ketua Penyelenggara Pandu Laut Wakatobi, Hardin mengatakan, sebanyak 400 relawan yang tergabung dalam aksi bersih sampah plastik ini merupakan kerjasama secara sukarela dari seluruh elemen masyarakat Wakatobi, yakni Komunitas Melihat Alam (KAMELIA), WWF,  Insan Muda Kreatif Pecinta Alam (Isakapala), Waha Tourism Community, AKKP, LPTK, Dinis Cemara Dive Center (DCDC), Wakatobi Dive Trip, Mawaddah Dive Center,
WPDA, Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO), IGI (Ikatan Guru Indonesia), KATUTURA Art and Culture, MEAKA, Waode Group, Pos PSDKP, BKIPM Baubau, dan Masyarakat Selam Indonesia (MASI).

Yang juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten Wakatobi yakni, Balai Taman Nasional, Dinas Pariwisata (Dispar), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora), Badan Perencanaan dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Ucap ketua KAMELIA itu saat ditemui usai kegiatan bersih sampah plastik di pantai Cemara, Kecamatan Wangiwangi.

KETGAM: Nampak Elemen masyarakat Wakatobi saat membersihkan sampah plastik di pantai Bhata, pulau Kapota. Minggu 19 Agustus 2018.

Lanjutnya, sampah plastik yang terkumpul di tiga titik sebanyak 1.130 kg yakni, 752 kg sampah plastik di pantai Melaione, desa Matahora, 128 kg di pantai Waha Raya, Kecamatan Wangiwangi dan 250 kg di pantai Bhata pulau Kapota, Kecamatan Wangiwangi Selatan.

128 sampah plastik di Waha Raya, Kecamatan Wangiwangi, itu terbagi di darat dan di laut. Sebanyak 103 kg di sepanjang pantai Waha Raya dan di perairan lautnya sebanyak 25 kg sampah plastik. Paparnya.

Pemandu Diver, La Ode Amaludin, mengatakan, sepanjang 2 kilo perairan laut Waha Raya, kami menyelam di kedalaman 5 hingga 10 meter sebanyak 24 kg sampah yang didominasi botol plastik dan ada juga sampah seperti jaring, popok dan toples plastik. Kami mengambil sampah-sampah ini menggunakan tangan dan mengisisnya di tempat yang sudah kami sediakan sebanyak 50 keranjang dan kami diver sebanyak 22 orang.

“Kami gabungan diver Wakatobi, menyelam dengan waktu 1 jam 15 menit.” Ucapnya. Ketika ditemui di pantai Cemara usai menyelam. Minggu 19 Agustus 2018.

Ketika dikonfirmasi melalui teleponnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wakatobi, Jaemuna mengatakan, kegiatan beraih-bersih sampah plastik ini kami juga turut mengambil andil dengan menyediakan satu unit mobil truk pengangkut sampah dan sampah itu akan dibawa ke penampungan sampah di Desa Komala, Wangiwangi Selatan.

Kami selaku pemerintah daerah sangat mensuport seluruh elemen masyarakat yang tergabung dari lembaga dan komunitas yang selalu peduli dengan lingkungan terutama daerah Wakatobi dan juga kegiatan ini merupakan kegiatan Nasional untuk memperingati HUT RI ke 73. Ucapanya.

 

Penulis: Coly

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX