Ketidak Puasan Kinerja DPRD, Front Pemuda Konawe Turun ke Kejalan

Konut – Ketidak puasan kinerja DPRD, Front pemuda Konawe Utara turun ke jalan melakukan aksi di depan Kantor Bupati Konawe utara. Aksi di lakukan oleh Front tersebut akibat ketidak puasan terhadap kinerja DPRD yang telah melakukan sidak lapangan di perkebunan kelapa sawit PT. Sultra Prima Lestari (SPL) bersama Instansi terkait serta Front Pemuda pada bulam September lalu.

Dalam orasinya mereka menyampaikan bahwa Kehadiran mereka bukan untuk menghujat pemerintah daerah namun kehadiran mereka hanya sekedar mengingatkan janji politik yang mereka bawakan saat berkampanye, sebab polemik yang ada di PT.SPL. masuk di dalam progam 100 hari kerja pemerintahan Ruksamin dan Raup. selain persoalan PT. SpL, Front Pemuda meminta percepatan  Pemilihan kepala Desa yang mengalalami penundaan. Jum’at (6/10/2018).

Ketgam : Front Pemuda Konawe Utara Turun Ke jalan

kedatangan para aktifis yang mengatasnamakan  Front Pemuda Konawe utara Sulaiman,Safar,Jasman dan beberapa korlap lainnya ingin  di pertemukan dengan Bupati atau wakil Bupati Konawe utara untuk menyampaikan aspirasi yang mereka

Selang kurang lebih 30 menit waktu setempat, wakil Bupati Konawe Utara Raup,S.Ag langsung datang menemui masa aksi, dan sebagaimana yang di sampaikan para demonstran. Wakil Bupati sangat mengapresiasi atas perjuangan yang mereka perjuangkan sebagaimana yang di sampaikan.

”  saya  sudah tau atas perjuangan adik adik sekalian dan bukan kali ini saja tentang persolan di PT.SPL. tersebut. kami juga sudah sering masuk di perusahaan tersebut terkait polemik yang ada, bahkan kami sudah membuat kesepakatan dalam bentuk MOU” ungkapnya

Lanjutnya. ” namun lagi-lagi setiap ada ke keseriusan pihak perusahaan melakukan pergantian management, tetapi apa yang menjadi polemik sampai saat ini saya akan memanggil kembali yang pernah terlibat dalam pembuatan MOU Insyaallah minggu depan saya akan arahkan untuk di perjelas hasil kesepakatan tersebut ” ucapnya

Terkait penundaan Pilkades Konawe utara di sebabkan satuan POLRES Konawe ke kurangan Personil sebab Konawe walaupun dalam kegitan Pilkada aman tetapi Konawe masuk zona merah sehingga menurut Ka.Polres seluruh anggota di siagakan ke tiap-tiap posko penyelenggaraan jadi seluruh personil kepolisian di siagakan di Konawe, namun persoalan ini saya akan bicarakan kembali dengan Pa Bupati” Tegasnya

Setelah para aktifis mendengarkan tanggapan dan penjelasan dari wakil Bupati,mereka langsung menuju ke kantor DPRD Konut mempertanyakan sejauh mana hasil kerja tim yang sudah di lakukan oleh DPRD, namun setelah tiba di gedung kantor DPRD para anggota Legislatif sedang mengikuti Bimtek ke Jakarta sehingga para aksi melakukan pembakaran ban mobil sebagai bentuk kekecewaan yang menurut mereka DPRD sudah tidak memperdulikan nasib rakyat yang sedang terzolimi.

Dalam aksi pembakaran ban sempat terjadi dorong mendorong antara pendemo dengan Satpol.PP. bahkan salah se-orang dari Sekretariat melontarkan kalimat dengan ucapan
” jangan lakukan bakar ban ini kantorku”
akibat kalimat yang di ucapkan oleh oknum sekretariat DPRD Konut semakin memancing ke marahan para pendemo.

Selang kurang lebih 1 jam para aksi melakukan orasi, salah se-orang anggota DPRD Indra. Supryadi yang merupakan PAW dari partai PAN datang menemui masa aksi, setelah mendengarkan aspirasi yang di suarakan dan sebagaimana yang di sampaikan.

” Yang di sampaikan hari ini saya belum mengetahui persoalan yang rekan-rekan sampaikan saya belum mengetahui sebab saya baru berjalan dua minggu menggantikan kakanda saya yang mengundurkan diri, namun persoalan di bawakan hari ini sedikit saya tau sebab saya juga bagian dari masyarakat pemilik lahan di perkebunan kelapa sawit di PT. SPL dan berbicara kesejahteraan di luar harapan terkait sejauhmana hasil kerja teman teman DPRD, saya belum mengetahui apalagi anggota DPRD hanya saya sendiri, yang lainnya sedang mengikuti Bimtek ke Jakarta sayapun menyusul sebentar”
Ucapnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX