Pembangunan Infrastruktur peningkatan jalan Aspal Di Nilai Tidak Transparan ke Publik

Konut – Pembangunan Infrastruktur peningkatan jalan Aspal yang di mulai dari desa Tondowati sampai desa Samasubur mendapat nilai secara positif dari masyarakat setempat terhadap pemerintahan Rulksamin dan Raup, sebab selama ini bila musim hujan yamg berkepanjangan jalan yang di lintasi cukup parah seperti yang tampak pada gambar.

Ketgam : Peningkatan Jalan Aspal Di Dua desa Konut yang kini Penuh lumpur

Adanya proyek peningkatan jalan aspal yang di tempatkan di dua Desa tersebut masyarakat setempat merasa terperhatikan oleh Pemerintah daerah.
Masuknya proyek peningkatan jalan aspal di desa Samasubur tentu sangat besar asas manfaat bagi setiap pengguna jalan secara umum terlebih pada masyarakat setempat, namun di sisi lain kita juga perlu mempertanyakan.

Apakah proyek tersebut sudah sesuai dengan penyerapan anggaran ?, sebab di papan Proyek tidak tertera volume pekerjaan, selain tidak adanya volume pekerjaan juga tidak tertera perusahaan konsultan yang se-harusnya di ketahui oleh publik. Minggu (21/10/2018)

Olehnya itu kami dari media selaku lembaga kontrol sosial memimta kepada pihak lembaga hukum negara selaku mitra kerja untuk mengoreksi pekerjaan tersebut, Sesuai penyerapan anggaran senilai Lima milyar lima ratus tujuh puluh delapan juta rupiah dengan nomor kontrak 620.0/SP/DPU/IV/2018 yang di laksanakan oleh PT.Mitra Kumala, sebab penyerapan amggara senilai tersebut dengan tidak terteranya Volume kerja tentu menjadi sebuah pertanyaan publik, akan pertanyakan ke Pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) selaku dinas terkait.

Penulis :Rudia (ss)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX