Permasalahan Kelapa Sawit Belum Tuntas, Kini Maslah baru Lagi.

Wanggudu- Dari beberapa polemik yang terjadi di kabupaten konawe utara belum rampung permasalahan perkebunan sawit di kejut kan lagi dengan kehadiran perusahaan tebu (PT AMAN FORTUNE NUSANTARA) Di kec Oheo Menurut Para Aksi Demo di gedung DPR maupun di Kantor Bupati Konawe utara bahwa perusahaan tersebut disinyalir belum melalui sosialisasi tuntas berdampak  pada amanat undang -undang.

Front Pemuda Konawe Utara yang di motori Yayat Hidayat, SH, ABD Safar. ST, dan Sujasman. Bersama masa lainya, Mendesak Angota DPRD Dan Bupati konawe utara utuk segera mengadakan evaluasi, Akibat dari  belum di adakan sosialisasi keberadaan perusahaan tebu maka yang terjadi gejolak di masyarakat kehadiran pemuda andowia ini bukan dalam rangka menolak perusahaan tebu tetapi bagai mana kita sama sama melihat dampak kedepan yang harus menjadi pertimbangan pemerintah daerah   misalnya, banjir bandang, Polusi  danau yang ada  di lawali jebol.
Senin (23/10/2018)

Sekedar melihat sisi untung nya saja al hasil dari penyampaian aspirasi di hari senin 22 oktober bupati konawe utara H.RUKSAMIN  memanggil FRONT PEMUDA  di ruang kerja nya guna menyampaikan apa yang menjadi tuntutanya. Yang hadir saat itu  DISNAKER , BLH dan perkebunan  bupati menjelaskan ” bahwa penanganan masalah sawit  telah di bentuk TIM TERPADU untuk segera bekerja dan segera laporkan  bila terbukti akan segera di kenakan pencabutan ijin usaha di konawe utara” Ucapnya

Lanjutnya, “untuk  perusahaan tebu yang akan buka usaha di kabupaten ini baru akan diadakan sosialisasi Pada Tanggal 24 oktober 2018” Tutupnya

Dengan ada nya penjelasan tsb FRON PEMUDA akan Menunggu Hasil  Dan Akan selalu menjadi mitra pengingat.

Peliput :HAZ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX