Seorang Warga Di Wakatobi Tewas Dibunuh

WAKATOBI, spiritsultra.com – Salah seorang warga lingkungan Tapaa, Kelurahan Buranga, Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, ditemukan pukul 14.30 Wita, tewas di pinggir jalan Desa Balasuna Selatan, Kecamatan Kaledupa. Senin (28/1/2019).

Kapolres Wakatobi, AKBP Didik Erfianto menjelaskan, motif pembunuhan yang dilakukan oleh Murlidin alias Sangkidi Bin La Fule (34) yang merupakan teman lama korban Jafaruddin alias La Jafa Bin La Halisa (36) merupakan dendam lama dan pelaku merupakan kenalan korban sekitar dua tahun lalu mereka pernah bekerja bersama. Tuturnya. Saat konferensi pers di kantor Polres Wakatobi. Selasa (29/1/2019). Pukul 14.43.

Kapolres Wakatobi, AKBP Didik Erfianto (kiri) yang didampingi oleh Wakapolres, Rachan (tengah) dan Kasatreakrim, Aslim saat konferensi pers.

AKBP Didik Erfianto lanjut mengatakan, motif kejadiannya merupakan dendam lama hingga terpicu menghilangkan nyawa orang lain yang terjadi di pulau Kaledupa, hal ini kami menetapkan tersangka Murlidin alias La Fule (34) asal Desa Kalimas, Kecamatan Kaledupa,
tersangka kami kenakan dengan pasal 338 dan 340 KUHP dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup (tersangka tunggal). Terangnya.

“Barang bukti kami sita yakni, sebilah samurai milik tersangka dan pakean korban dari hasil visum.” Terangnya.

Pembunuhan yang terjadi di Desa Balasuna selatan, Kecamatan Kaledupa atau di batas Desa Langge, Kecamatan Kaledupa Selatan dan Desa Balasuna Selatan, Kecamatan Kaledupa yang terjadi pada Senin (28/1/2019), pukul 14.30 wita.

Kronologi kejadian, lanjutnya, sebelum kejadian berlangsung, awalnya saat itu mereka berpapasan diperbatasan yakni, korban bersama temannya menggunakan sepeda motor menuju arah Kelurahan Langge, sedangkan pelaku menggunakan mobil pic up (bak terbuka) bersama temannya satu orang yang menuju ke arah Desa Balasuna Selatan, Kecamatan Kaledupa.

“Setelah mereka berpaspasan pelaku langsung memutar mobilnya dan mengejar korban yang langsung menabrak korban dari belakang. Setelah ditabrak, teman korban langsung lari dari lokasi menyelamatkan diri dan pelaku langsung menghabisi nyawa korban.”

Dari hasil visum, korban mengalami delapan luka diantaranya, tangan kanan putus, kepala luka-luka serta luka tusuk di perut. Akibat luka tersebut korban langsung meninggal di tempat. Setelah itu pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Kaledupa.

Tersangka kami kenakan dengan pasal 340 subsider, pasal 338 subsider, pasal 351 ayat 3 KUHP pidana ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman penjara selama 20 tahun. Tutupnya.

Penulis: La Ode

Editor : Iyan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX