Berbagai Element Masyarakat Gelar Aksi Galang Dana Untuk Seorang Remaja Penderita Jantung di Wakatobi

WAKATOBI, spiritsultra.com – Aksi diberbagai element masyarakat menggalang dana untuk biaya pengobatan Nurdin (15) yang merupakan seorang remaja penderita pembengkakan jantung asal desa Numana, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Aksi peduli kasih yang sudah dilakukan oleh berbagai element yakni, pemuda Numana, Karang Taruna Manadati II, Karang Taruna Manadati III, Kecamatan Wangi-wangi Selatan dan Himpunan Mahasiswa Wangi-wangi (HIPMAWANGI), sejak 12 Februari 2019 turun ke jalan di berbagai tempat keramain publik untuk penggalangan dana demi membantu biaya pengobatan Nurdin. Hasil pantauan spiritsultra.com.

Seorang remaja, La Ode Nurdin (15), merupakan anak dari Ode Sinu (48) dan Wa Juni (43), desa Numana, didiagnosis kelainan jantung yang menyebabkan fisiknya Lemah.

Karang Taruna Mandati II, gelar aksi galang dana disetiap sekolah. Foto: IST

Ketika ditemui spiritsultra.com dikediamannya, Ode Sinu mengatakan, sejak usia dua bulan sudah mengalami kelainan fisik, namun waktu itu kami menduga penyakit Nurdin, biasa yang diderita anak bayi pada umumnya. Ucapnya, Kamis (14/2/2019).

Sejak Nurdin beranjak usia remaja, kami tidak mau pasrah dengan keadaan fisiknya meskipun tidak aktif mengikuti proses belajar, Ia tetap bersekolah dan kini telah duduk dibangku kelas satu SMA.

Nurdin selalu mengurung niatnya untuk aktif bermain dengan teman sebayanya akibat kelainan pada jantung yang menyebabkan fisiknya Lemah, kami selaku orang tua selalu berusaha untuk rutin periksa kesehatannya di dokter setiap seminggu sekali.

Beberapa waktu lalu kami membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wakatobi untuk diperiksa dan dokter setelah memeriksa, bahwa harus dirujuk ke Jakarta untuk mendapat penanganan lebih baik karena jantungnya mengalami pembengkakan. Paparnya.

Wa Juni (43) menambahkan, pada sebelumnya juga kami sudah membawanya ke RSUD Palagimata, Baubau untuk dironsen dan kalau dirujuk ke Jakarta, kami tidak memiliki kemampuan apalagi dengan biaya besar. Bapaknya hanya pekerja sebagai nelayan dan saya hanya ibu rumah tangga. Mengantongi Kartu Indonesia Sehat (KIS), bukan berarti cukup untuk bisa membangkitkan harapan Nurdin segera hidup normal.

“Biaya untuk membawanya ke Jakarta pasti bukan biaya yang sedikit. Hal itulah yang kemudian menjadi pertimbangan kami dan alhamdulillah, ia mengaku, pemuda-pemudi sangat perihatin dengan kondisi ini sudah mau membantu menggalang dana untuk kami,”

Ia mengucapkan terimakasih telah membantu anaknya untuk biaya berobat, Ia mengatakan, hasil dari aksi pemuda-pemudi saat ini sekitar Rp 9 juta lebih, ini sangat berarti bagi kami yang kurang mampu membiayai pengobatan anak saya karena sejak kecil sudah kelainan jantung dan harus butuhkan biaya besar.

Himpunan Mahasiswa Wangi-wangi (HIPMAWANGI) Kota Baubau, gelar aksi disetiap persimpangan jalan raya. Foto: IST

“Dan ada juga yang kirimkan uang lewat rekening kakaknya Nurdin,” tutupnya.

Ketika dihubungi melalui teleponnya, Himpunan Mahasiswa Wangi-wangi (HIPMAWANGI), kota Baubau La Ode Muhammad Syai Roziq Arifin, selaku koordinator mengatakan, aksi galang dana yang kami lakukan pada Selasa (12/2/2019) pukul 15.00, alhamdulillah yang kami kumpul sebesar Rp 2 juta, dan gerakan ini akan di lakukan In Sha Allah 3 hari berturut-turut demi kesembuhan adik La Ode Nurdin. Paparnya.

Sarfil mengatakan, hal yang sama juga, pemuda Karang Taruna desa Mandati III bergerak untuk menggalang dana dan berupaya semampu kami demi kesembuhan saudara kita adik Nurdin. Ucap perwakilan Karang Taruna desa Manadati III.

Ia menghimbau, Untuk dapat menyalurkan bantuan, anda dapat menghubungi nomor kontak 082290225232 atau bisa menyalurkan lewat rekening BRI 4888 01 029376 53 9 dan bisa langsung mengunjungi alamat yang bersangkutan. Bebernya kepada spiritsultra.com melalui akun WhatsAppnya.

Penulis: La Ode

Editor : Iyan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX