Pemuda Konut Sultra Melakukan Aksi Damai Menuntut PT. Obsidian Stenlis Steel Persoalan Penimbunan Kali Tanpa Amdal

Konut, spiritsultra.com – Diduga kegiatan pertambangan masuk di wilayah Konut tidak memiliki izin kerja pada aktifitas penimbunan kali Motui tanpa Analisis Dampak Lingkungan.

Aksi damai Forum Pemuda Mahasiswa Konut yang dipimpin oleh Oschar Sumardin, S.Pd, Riki Herdianto, S. Hut, Indra Asri, Harjun Ismail dan Indra Asri dengan Menggunakan Kendaraan R4 sebanyak 1 Unit dengan jumlah massa kurang lebih 15 orang. Rabu 21 Agustus 2019, pukul 11.00 Wita di jalan holing.

Suasana Aksi Damai Forum Mahasiswa Konut, Mendesak PT. Obsidian Stenlis Steel Mengehentikan Aktivitas Tambang.

Massa aksi melakukan orasi secara bergantian sekaligus membacakan pernyatan sikap tuntutannya untuk mendesak PT. Obsidian stenlis steel untuk segera menghentikan segala bentuk aktivitas yang berada di wilayah Konut sebelum ada kejelasan terkait legalitas aktifitas tersebut.

Koordinator Lapangan (Korlap), Oscar mengatakan, kami mendesak PT. OSS untuk memperjelas batas-batas wilayah Operasional perusahan antara Kabupaten Konawe dan Kabupaten Konawe Utara.

Meminta secara transparan memperlihatkan dokomen Amdal aktifitas pembukaan jalan holing, penimbunan kali di Kecamatan Motui sebagai mana yang termasuk dalam UUD No 32 Tahun 2019, menyebutkan bahwa setiap usaha atau kegiatan wajib memiliki Amdal atau UKL-UPL wajib memiliki izin lingkungan. Paparnya.

Muhammad LAUHIL MAHAFUL,S.Si( Ipda) Kapolsek Sawa Tiba di Lokasi Aksi

Amatan spiritsultra.com, Sekitar pukul 11.30 Wita massa aksi diterima oleh Humas PT. OSS, Arman dan masa aksi di temui pihak manajemen PT. VDNI, Heri Halim, dan Alpian Pradana Limbo sebagai Legal PT. VDNI yang bertempat di Kantin PT. Virtu Dragon Nikel Industri

PT. VDNI akan menerima warga Kecamatan Motui untuk menjadi karyawan dan Persoalan tapal batas antara Kab. Konawe dan Kab. Konawe Utara akan di kaji kembali bersama pemerintah Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pihak Kapolsek Sawa, melakukan pengawalan pada kegiatan aksi dan dikerahkan sebanyak 20 personilnya hingga berselang pukul 13.00 Wita, massa aksi membubarkan diri.

Laporan: Rudiah

Edotor : La Ode

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX