Sosialisasi Pengelolaan Dan Penegakan Hukum Di Hadiri 86 Pelaku Usaha Tambang

KONUT, SpiritSultra.Com – Sosialisasi pengelolaan dan penegakan hukum lingkungan yang berlangsung di aula Konasara Kabupaten Konawe Utara (KONUT) Provinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA) berjalan sesuai dengan agenda yang di harapkan pelaku usaha tambang di Kab.Konut sebanyak 86 perusahaan ikut di hadirkan.

Bupati Konawe Utara Dr.Ir.H.Ruksamin,ST. M.Si IPM, Asean, Eng melaksanakan sekaligus membuka pertemuan sosialisasi tersebut agar saling memberi masukan baik dari pemerintah Daerah maupun dari pihak pelaku pengusaha tambang.

Dari semua tambang yang berinvestasi di Sulawesi tenggara ada 11 perusahaan pelaku usaha tambang yang masuk dalam daftar Penghentian dari Dinas ESDM Provinsi Sulawesi tenggara, Salah satunya PT.Wanagon Indonesia yang melakukan aktivitas di Desa Mandiodo Kecamatan Milawe Kabupaten Konawe Utara.
Kamis (19/12/2019)

Perusahaan tersebut sebagaimana surat yang di terbitkan oleh Dinas ESDM Provinsi Sulawesi tenggara dengan status kawasan 1,75 Ha. bukan berada dalam APL, 176.Ha. bukan berada dalam HPT, dan tidak memiliki IPPKH. sehingga masuk dalam kategori beresiko lingkungan dan beresiko Hukum.

Sebagaimana yang di sampaika Kasi Minerba ESDM Provensi Sulawesi tenggara Ibu Nining, pada bulan Juli 2019 lalu bahwa daftar Perusahaan Tambang yang masuk daftar Penghentian  surat sudah di tembuskan ke pihak POLDA dan kalau PT.Wanagon Indonesia masih melakukan aktivitas pihak POLDA Sultra sudah boleh menindak lanjuti sebab mereka sudah tidak mengindahkan surat pemberhentian dari Dinas ESDM Provensi Sulawesi Tenggara.

Sebagaimana penelusuran beberapa media pada bulan Juli  lalu, salah satu media spiritsultra.com melihat langsung aktivitas PT.Wanagon di desa Mandiodo Kecamatan Milawe Kab. KONUT  di duga sampai saat ini masih melakukan aktivitas, Maka di sela-sela kegiatan Sosialisasi penegakan hukum di Konawe utara, Spiritsultra mencoba meminta keterangan dari KomPol.Agusumas, SH. Kanit Diskrimsus POLDA Sultra  terkait PT.Wanagon Indonesia namun pak Agusumas tidak dapat berkomentar dengan alasan bahwa bukan bidangnya sebagaimana yang di sampaikan.

” Saya ke sini hanya selaku pembawa materi dan terkait yang bapak pertanyakan masing masing sudah ada bidangnya, jadi nanti pertanyakan di Humas Polda”  Ucapnya

Penulis : Rudia
Editor.   :La Ode

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX