Seorang warga desa Koroeonowa, Kecamatan Wangi-Wangi, Wa Ode Rosmirawati. Foto: La Ode

Korban Bencana: Seorang Ibu Rumah Tangga di Wakatobi Butuh Bantuan

WAKATOBI, spiritsultra.com – Salah seorang ibu rumah tangga Wa Ode Rosmirawati (42) asal desa Koroeonowa Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Provinsi SulawesiTenggara (Sultra) mengharap bantuan kepada siapapun untuk bisa mengurangi beban yang dialaminya dari bencana angin puting beliung.

Paska kejadian yang menerpa rumah Wa Rosmirawati pada 2 Januari 2020 yang terhitung sudah 21 hari mengalami kondisi yang cukup memperihatinkan.

Ketika ditemui spiritsultra.com dirumahnya, ia mengatakan, sehari setelah kejadian bencana yang menimpa rumah saya, alhamdulillah ada beberapa orang dari lembaga Winulu memberikan bantuan berupa beras 10 kg dan uang Rp.100.000, terang seorang janda tersebut, Rabu 22 Januari 2020.

“Sekitar satu minggu lebih, alhamdulillah datang bantuan dari Dinas Sosial berupa enam ikan kaleng, minyak goreng 100 mililiter, tikar satu lembar dan bantuan dari BPBD Wakatobi juga berupa seng 46 lembar.”

Dari kejadian itu, lanjutnya, saya belum bisa berbuat apa-apa, apalagi untuk perbaiki atap rumah yang sedangkan saya hanya bertiga dengan dua orang anak saya masih kecil-kecil dan saya hanya memiliki pendapatan sedikit dari jualan es blender, terangnya.

Sampai saat ini saya tinggal sementara dibagian belakang rumah bersama tumpukan barang, mau cari tukang juga saya tidak punya uang apalagi tambahan paku maupun kayu atap rumah. “Saya berharap ada orang yang bisa bantu saya supaya bisa tinggal dirumah seperti biasanya dan saya taksir kerugian sebanyak 70 juta, bebernya.

Ditempat yang berbeda, sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wakatobi, Ld Turbau menjelaskan, dari hasil identifikasi tim di kelompokan dalam tiga kategori penanganan yakni rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat. Bantuan stimulan ini merupakan untuk sekedar meringankan bebannya dan tidak mengganti kerugiannya.

Kondisi Rumah Warga Hancur Di Terbangkan Angin Puting Beliung

“Untuk terdampak angin puting beliung pada Kamis 2 Januari dan Minggu 5 Januari 2020 ini kami tangani sesuai tingkat kerusakannya seperti kerusakannya hanya atap berarti hanya seng yang kami salurkan yang bersumber dari APBD,” ucapnya ketika ditemui diruang kerjanya (22/1).

Pertanggal 2 Januari 2020 yang terkena dampak angin puting beliung sebanyak sembilan rumah diwilayah Kelurahan Mandati I dan desa Nelayan Bakti, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan. Kemudian bencana susulan yang terjadi pada Minggu 5 Januari 2020 sebanyak 43 rumah diwilayah Kecamatan Wangi-Wangi dan 23 rumah di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, pulau Kaledupa sebanyak sembilan rumah dan Tomia ada dua rumah, bebernya.

Kami taksir anggaran yang kami salurkan sekitar ratusan juta dan Di awal tahun ini kami masih terkendala dengan anggaran sehingga kami mencari pinjaman dari pengusaha dan dari pengalaman yang ada untuk kedepannya kami merencanakan pengadaan gudang sebagai penanganan tanggap darurat, tutupnya.

Penulis: La Ode Nafi

Editor  : Iyan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX