Kades Marombo Kec. Lasolo Kepulauan Terkesan Surat Pernyataan Yang Di Tanda Tangani Hanya Formalitas

KONUT, spiritsultra.com – Masyarakat Marombo, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara (Konut) berharap dengan adanya Dana Desa (DD) dapat menopang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam menyelesaikan kebutuhan masyarakat, seperti pengadaan grenase, pengadaan MCK dan lain sebagainya.

Pemerintahan desa Marombo yang dijabat oleh Badila dinilai pembangunan masih terbengkalai seperti  pembangunan pengadaan MCK tahun 2017 lalu sampai saat ini begitu pula anggaran di tahun 2018 bangunan PAUD.

Sebagaimana penjelasan Bendahara desa Marombo, Arif Saifullah saat di temui spiritsultra.com ia sangat menyayangkan dimana masyarakat Marombo mengakui telah menyesal dengan adanya tindakan yang dilakukan oleh Kepala Desa, ujarnya. Kamis (6/2/20)

Tampak WC Umum Tidak Layak Di Gunakan

“Masyarakat berharap dengan adanya penggunaan dana desa, dapat diperdayakan. Tetapi justru masyarakat dijadikan penonton,” bebernya.

Pemberdayaan tersebut, ia menyebutkan adanya pengerjaan itu harus dilibatkan masyarakat setempat, bukan didatangkan pekerja dari luar wilayah Marombo.

“Bahkan saya selaku bendahara hanya di jadikan pelengkap struktur organisasi pemerintahan desa, uang dikelolah sendirinya. Jadi, setiap ada pertanyaan dari teman-teman LSM maupun wartawan, saya hanya menyatakan tidak tau terkait penggunaan anggaran”. tegasnya.

Untuk diketahui, terkait penggunaan Dana Desa sejak tahun 2017 dan 2018 yang tidak terselesaikan, kepala desa Marombo, Badila pada beberapa bulan diproses dan di non aktifkan oleh Dinas DPMD dengan persetujuan Bupati Konawe Utara.

Dengan harapan agar kekeliruan atau kecerobohan yang dilakukan selama ini dapat diperbaiki sehingga dilakukan pergantian sementara dan pergantian tersebut dalam tahap pembinaan.

Namun saat dikembalikan fungsi jabatan kepala desa, Badila kembali dinilai tidak menepati janji sebagaimana yang di tandatangani, bahwa dia akan menyelesaikan tanggung jawabnya yang belum Ia selesaikan seperti pada surat pernyataan yang telah di tandatanganinya untuk menyelesaikan penggunaan dana desa dari tahun 2017  terkesan tidak mengindahkan.

Disisilainnya, masyarakat Marombo mengaku, dalam lingkungan desa seperti ayam kehilangan induk karena kepala desa jarang dikampung dan masyarakat juga menyesalkan tindakan pelaksanaan pekerjaan tidak melibatkan masyarakat setempat.

Penulis: Rudia
Editor  : La Ode

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX