Sering Terjadi Kecelakaan Di Konut Akibat Jalan Nasional Semakin Parah : 2 Korban di larikan Puskesmas

KONUT, Spiritsultra.Com – Dua korban Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di jalan nasional, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Rabu 11 Maret 2020, sekitar pukul 18.35 waktu setempat telah terjadi tabrakan sesama pengendara roda dua.

Menurut salah seorang warga setempat yang enggan menyebut namanya, ia mengatakan, Ketika terjadi kecelakaa, saat itu kami masih di dalam rumah yang langsung kami kaget karena ada benturan keras di depan rumah.

“Langsung kami keluar rumah dan sudah melihat dua motor dan dua orang pengendaranya sudah tergeletak. Sontak kami prediksi ini penyebapnya menghindari jalan rusak,” tuturnya.

Korban Kecelakaan di Larikan Warga Ke puskesmas Terdekat

Saat kami bantu dan sambil menanyakan penyebab korban bertabrakan, sama dengan apa yang kami prediksi, “Salah satu korban bernama Aldin menghindari jalan rusak., Aldin sebagai salah satu korban ini katanya baru saja pulang dari kios di desa Tondowatu, Kecamatan Motui, saat ia hindari jalan rusak itu langsung bersenggolan dengan satu pengendara yang berlawanan arah.”

Tak lama kemudian, keluarga korban (Aldin) datang langsung di bawah ke Puskesmas dan sementara yang satu korban bernama Erwin asal desa Wawolosea, Dusun Dua ini kami bawah ke dalam rumah sambil menunggu keluarganya, ungkapnya kepada spiritsultra.com.

Kedua Korban Kecelakaan Menghidari Jalan Rusak Di Beri Pertolongan Pertama Oleh Pihak Puskesmas

Atas kejadian itu, dua korban telah dirawat di Puskesmas Bende, Kecamatan Motui dengan mengalami luka lecet pada bagian paha. Beberapa masyarakat setempat mengatakan bahwa di jalan nasional itu jalannya sangat rusak sehingga banyak korban tabrakan yang selalu mehindari lubang jalan.

Jari tangan kanan mengalami Patah Tulang kejadian ini sudah sering terjadi, Entah kapan Dinas PU. Balai Kementerian Provinsi Sulawesi tenggara membenahi jalan Nasional yang sudah banyak mengalami korban kecelakaan akibat banyaknya ruas jalan yang sudah mengalami kerusakan bahkan berlubang, apakah menunggu korban berjatuhan lebih banyak? ataukah sampai merenggut nyawa manusia yang akan anteri?.

Penulis: Rudia
Editor   : La Ode

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX