Jembatan Penghubung Antara kecamatan Latoma Dan Ibukota Konawe Terputus

KONAWE, SpiritSultra.Com – Jembatan penghubung tujuh Desa kecamatan Latoma Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA) Terputus akibat banjir bandan pada tahun 2019 kini belum bisa di lewati seakan Pemerintah Daerah (PEMDA) tutup mata dengan keadaan jembatan penghubung tersebut.

PEMDA tidak menghiraukan jembatan penghubung antara kecamatan latoma dan ibukota kabupaten konawe pada hal  jembatan tersebut sangat di perlukan oleh masyarakat umumnya untuk menjalani semua aktivitas kebutuhan masyarat.

Suasana Konferensi Pers Kades Wowalatoma

Desa Wowalatoma bergotong royong membuat perahu kayu  guna  menyebrangkan kendaraan yang lewat untuk ke ibukota kabupaten konawe dalam keperluan membeli sembilan bahan pokok (Sembako) dan membeli obat-obatan.

Kepala Desa Wowalatoma Misnawati mengungkapkan kepada Awak Media, jembatan tersebut kami sangat perlukan guna penyebrangan di dalam keperluan dan kebutuhan sehari-hari, Apa lagi di masa wabah Corona Virus (Covid-19) yang sangat berbahaya.

Kondisi Jembatan Yang Di Bawah Arus Pada Saat Banjir Banda Tahun 2019 Silam

” Berharap kepada PEMDA Konawe, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat, Jembatan penghubung ini cepat di kerjakan, supaya akses ekonomi masyarakat normal seperti  yang dulu”, Harapnya

Sejak jembatan tersebut putus PEMDA Konawe tidak pernah melihat secara langsung atau memberikan solusi kepada masyarakat hingga kini permasalahan penyebrangan mengakibatkan warga susah menjalani aktivitas ke wilayah lain.

” kejadian yang menimpa warga mobilnya masyarakat saya hampir tenggelam akibat tali sleng tempat penare rakit terputus dengan derasnya arus kali (Sungai) Maka dari itu memohon kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat supaya cepat di lakukan tindakan “, Tutupnya

Penulis : Jamal
Editor   : Iyan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WpCoderX