Skip to content
SPIRIT SULTRA
Menu
  • Beranda
  • Daerah
  • Olahraga
  • Politik
  • Nasional
  • Opini
Menu

Menggali Berita Sulawesi Tenggara dengan Spirit Sultra

Agus Flores Berharap Agar Polda Sultra Mampu Menengahi Persoalan Warga Marombo Pantai Yang Masuk di Lahan IUP. PT. Bososi

Posted on 7 November 2026

Spiritsultra com, Konut – Siapa Sih Agus Flores (AF) Yang Sudah Familiar se Nusantara, ? Sebenarnya Sosok itu Berasal Dari NTT,? Sulawesi? Atau Jawa,?, Mengapa Sangat Dekat Dengan Puluhan Jendral Polri? Hal ini Sering ditanya Para Netizen.

Dalam Rekam Digital Di Internet, Agus Flores Memiliki Nama Lengkap, Raden Mas Mh Agus Rugiarto Astrodiarjo SH.MH, Akhir akhir Ini Di Sapa SULTAN BESUKI, Oleh Para Petinggi Negara, beberapa Organiasi Di Geluti Di Jakarta, Dari KBPP Polri, FKPPI, GRIB Hercules, Lembaga Konsumen, Lembaga Bantuan Hukum, Kutai 1 Solo,  Hingga 2 Fast Respon, yakni Fast Respon Nusantara dan Perkumpulan Wartawan Fast Respon. Semunya Posisi AF Sebagian Posisinya Sebagai Ketua Umum.

Keseharian Sosok AF ini adalah Seorang PENGACARA SENIOR.

Belakangan namanya Terkenal Sebagai Ketua Umum Perkumpulan Wartawan dan Media di Fast Respon  Counter POLRI, dengan Jumlah Wartawan 21.000 dan 1.113 Media,  dan sudah tersebar di seluruh wilayah Nusantara Baik Di Kota, Kabupaten hingga Di Plosok. 

Bahkan Sosok Agus Flores ini Tidak Asing Di Kalangan Kepolisian Republik Indonesia, Dan Dianggap Suratnya Sangat Sakti, Bahkan Disebut Suratnya Malaikat Pencabut Karir Polri “SURATNYA PASTI DIATENSI KAPOLRI” .

Soal Berasal Dari Mana Agus Flores, Dia 50 Tahun Lalu Lahir di Sulawesi Tengah, Pendidikannya Dari Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi Di Sulawesi Tengah, Ayahnya Berasal Dari Jawa Timur, Turunan Bangsawan Besuki, Ibunya Berasal Dari Flores Maumere, Putrinya Polisi Andrias Ade. 

Sabtu Tadi (6/11) Agus Flores Menyampaikan Himbauan  kepada segenap media yang tergabung di FRN Counter Polri agar senantiasa mengawal segala bentuk kegiatan Kepolisian, baik kegiatan Internal Polri maupun kegiatan sosial di masyarakat, mengawal kinerja Kepolisian melalui berbagai media demi meningkatkan Kepercayaan masyarakat terhadap Polri. 

SOSOK  Agus Flores Pernah Berkunjung di  Provinsi Sulawesi Tenggara, Ia menyampaikan kepada beberapa awak media, bahwa Fast Respon Nusantara ( FRN) adalah salah satu Organisasi yang loyal terhadap Institusi Kepolisian, namun bukan berarti harus Loyal terhadap oknum yang menciderai marwah Polri. 

” Fast Respon Nusantara merupakan salah satu Organisasi media yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dalam mengawal kegiatan Kepolisian di setiap daerah, khususnya kegiatan sosial di masyarakat, yang pada intinya bagaimana kita berbuat untuk Polri agar senantiasa mendapatkan kepercayaan di mata masyarakat, namun bukan berarti kita tutup mata terhadap Oknum  yang dapat menciderai Polri di mata masyarakat, olehnya itu bila ada oknum yang menyalahgunakan Institusi saya berharap agar rekan rekan media harus di beritakan agar Pimpinan ketahui” Tegas Agus Flores Yang Sering Membuat Acara HUT Polri terheboh ini. 

Sebgaimana misi dari Fast Respon Nusantara yang selalu mengatensi kinerja Kepolisian yang boleh dikatakan tak pernah alpa dalam pemberitaan Kepolisian, namun bukan berarti tidak mengangkat kinerja bagi oknum yang terkesan tidak melindungi masyarakat justru mengayomi penguasa demi kepentingan pribadi. 

Kejadian ini dialami beberapa warga Marombo Pantai dan salah satunya pak Rosiman,  yang lahannya di duga di serobot oleh slah satu Perusahaan Tambang di Kabupaten Konawe Utara, di mana lahan tersebut masuk di kawasan IUP  PT.Bososi, dan sampai hari tuntutan untuk penyelesaian ganti rugi lahan belum ada jawaban dari pihak perusahaan. 

Tuntutan Rosiman dan beberapa warga lainnya terkait ganti rugi kepihak perusahaan yang tidak ada tanggapan, Rosiman bersama warga yang merasa di rugikan melakukan gerakan aksi palang jalan tempat beraktivitas perusahaan tersebut, namun sangat di sayangkan palang yang di tancap di badan jalan Howling tersebut di buka oleh oknum polisi yang berseragam Reserse bersama beberapa pihak perusahaan, dan menurut keterangan Rosiman kinerja oknum tersebut tidak dapat memperlihatkan surat tugas/ pimpinan, sehingga menimbulkan pertanyaan Publik,'” apakah kepolisian sebagai pengayom masyarakat atau pengayom penguasa/ Orang berduit? “

Persoalan ini sempat masuk ke telinga Ketua Umum Fast Respon Nusantara ( FRN) Counter Polri, Agus Flores yang berbicara langsung dengan pak Rosinan melaui Via seluler

Rosiman :   Gini bang, Kami punya lahan masuk di kawasan IUP PT. Bososi dan kami minta rugi pihak perusahaan tidak nerespon, sementara Perusahaan lain yang berbatasan sudah menyelesaikan semua pembebasan lahan, tinggal yang masuk di kawasan IUP perusahaan PT. Bososi ini, sehingga kami melakukan aksi Pelalangan jalan, namun anehnya Tim Reserse yang kami duga dari Polda bersama pihak perusahaan datang bongkar kayu yang kami tancap dan mereka tidak memperlihatkan surat perintah dari pimpinan selaku kepolisian, 

Agus Flores :    Begitu ya, nda boleh, harus pihak perusahaan bayar, kalau begitu nanti kirimkan datanya saya pelajari. 

Pak Rosiman merasa legah setelah berkomunikasi dengan Agus Flores selaku Ketua Umum FRN, Counter Polri walaupun selama ini apa yang di lakukan sudah pasrah kepada Allah. SWT. namun setelah berkomunikasi dengan Agus Flores merasa ada titik harapan, dan Ia merasa ini sebuah petunjuk dari Allah. SWT. 

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN ANDA

  • Berita
  • Daerah
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Uncategorized
©2026 SPIRIT SULTRA <> <>