KPD–WILALANG Tegaskan Komitmen Kawal Investasi Resmi dan Kesejahteraan Masyarakat Konawe Utar

Spiritsultra com,Konut -Konsorsium Putra Daerah Wiwirano–Landawe–Langgikima (KPD–WILALANG) sangat mengapresiasi terhadap kontribusi perusahaan-perusahaan pertambangan resmi dan tertib regulasi di wilayah Wilalang. Salah satu perusahaan yang dijadikan contoh praktik baik adalah PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (AKP), yang dinilai memiliki tata kelola, komitmen sosial, serta kontribusi ekonomi yang layak dijadikan standar bagi perusahaan lain.
.
Hendrik, tokoh pemuda Konawe Utara sekaligus narasumber utama, menegaskan bahwa AKP hanya menjadi sampel investigasi, bukan pusat narasi atau pelaku utama. “Masih banyak perusahaan resmi lain yang juga bekerja baik. Kami hanya mengambil AKP sebagai salah satu contoh karena perusahaan ini yang beberapa waktu lalu diterpa isu miring,” jelas Hendrik.
.
KPD–WILALANG melakukan investigasi karena AKP sebelumnya sempat dipublikasikan secara negatif oleh beberapa media luar, LSM luar daerah, dan lembaga yang mengatasnamakan organisasi buruh. Untuk memastikan apakah informasi tersebut akurat atau manipulatif, KPD–WILALANG memutuskan untuk turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan.
.
“Kami tidak ingin menilai perusahaan hanya berdasarkan isu dari oknum yang berasal dari luar daerah. Maka kami datangi, kami cek sendiri, kami lihat sendiri, dan kami pastikan sendiri,” tambah Hendrik. Hasil investigasi lapangan justru menunjukkan kondisi yang jauh berbeda dari pemberitaan negatif yang beredar.
.
Dalam investigasi tersebut, KPD–WILALANG mendapati bahwa tata kelola AKP bersifat rapi, terukur, dan mengikuti standar operasional yang baik. Area kerja bersih, akses aman, serta sistem keselamatan jelas dan terstruktur. Temuan ini mematahkan narasi-narasi yang menggambarkan sebaliknya.
.
Manajemen perusahaan juga menunjukkan keterbukaan penuh. KPD–WILALANG diterima secara humanis, diberi akses untuk melihat area operasional, dan diberi ruang untuk melakukan dialog. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan resmi tidak menutup diri dari kritik maupun kunjungan masyarakat.
.
Kontribusi terhadap tenaga kerja lokal juga terkonfirmasi secara langsung. AKP mempekerjakan hampir 1.000 karyawan, dengan sekitar 70% merupakan warga lokal. Data ini bukan klaim sepihak, tetapi hasil pengecekan langsung dalam kunjungan KPD–WILALANG.
.
Dampak sosial-ekonomi dari penyerapan tenaga kerja tersebut sangat terasa. Setiap karyawan lokal yang bekerja berarti terbukanya peluang sejahtera bagi keluarga mereka, sehingga menciptakan stabilitas sosial dan menurunkan potensi konflik horizontal.
.
Tidak hanya di sektor tenaga kerja, perusahaan resmi di wilayah Wilalang — termasuk AKP — juga berkontribusi kuat terhadap UMKM lokal. Temuan langsung di lapangan menunjukkan bahwa perusahaan benar-benar memprioritaskan produk makanan dari UMKM lokal, baik untuk konsumsi harian maupun kebutuhan operasional.
.
UMKM katering, penjual kue, pedagang makanan, usaha kos-kosan, jasa transportasi, hingga warung kecil merasakan dampak perputaran ekonomi yang besar. KPD–WILALANG memastikan bahwa informasi ini bukan opini, tetapi fakta yang ditemukan dalam investigasi.
.
Dalam kajian pembangunan, fenomena ini dikenal sebagai multiplier effect, yaitu ketika satu sektor besar menciptakan gelombang kesejahteraan ke banyak sektor lain. Itulah yang terjadi di wilayah Wilalang, terutama Langkikima sebagai sentrum pertambangan.
.
KPD–WILALANG juga mencatat bahwa perusahaan-perusahaan resmi tidak hanya bergerak di sektor ekonomi, tetapi menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Program ini menjadi investasi sosial jangka panjang untuk masyarakat lingkar tambang.
.
Seperti diketahui, pada 14 November 2025, PT AKP terlibat langsung dalam panen jagung di Desa Tambakua. Panen ini merupakan bagian dari program pertanian berbasis pemberdayaan yang dilakukan bersama Pemerintah Daerah dan stakeholder. Fakta ini diperoleh langsung dari observasi KPD–WILALANG dan memastikan bahwa perusahaan resmi juga aktif memperkuat ketahanan pangan daerah.
.
Program pertanian jagung tersebut membuktikan bahwa perusahaan mampu berperan dalam sektor non-tambang. Dengan menyediakan alat tanam, pupuk, benih, serta dukungan teknis, perusahaan berhasil memperluas basis ekonomi masyarakat yang sebelumnya bergantung pada nikel.
.
Kontribusi terhadap ketahanan pangan ini menjadi sangat strategis. Diversifikasi ekonomi adalah fondasi pembangunan berkelanjutan, terlebih di daerah yang memiliki cadangan nikel besar seperti Konawe Utara. Semakin luas dukungan terhadap pertanian, semakin kuat daya tahan ekonomi masyarakat.
.
Hendrik menyatakan bahwa perusahaan yang mampu menyeimbangkan sektor ekonomi, sosial, dan ketahanan pangan merupakan perusahaan yang layak mendapatkan dukungan moral masyarakat. “Ini bukan sekadar kegiatan tambang. Ini jaringan kehidupan yang saling menopang,” ujarnya.
.
KPD–WILALANG menegaskan bahwa wilayah Langkikima, sebagai pusat konsentrasi IUP dan perusahaan resmi, harus dijaga dari provokasi, infiltrasi, atau kepentingan luar yang ingin menciptakan kegaduhan. Stabilitas investasi berarti stabilitas ekonomi masyarakat.
.
Sebagai gerakan moral anak daerah, KPD–WILALANG hadir untuk memastikan kemitraan antara perusahaan dan masyarakat berjalan secara sehat, rasional, dan beradab. Konsorsium menolak tindakan pemalakan, pemerasan, intimidasi, maupun gerakan pragmatis yang merugikan rakyat. “Sinergi adalah jalan bagi kemajuan. Wilalang harus menjadi ruang harmoni, bukan ruang konflik,” tutup Hendrik.
.
Rudia
Berita Terkait
Post Views: 65



